Wednesday, July 30, 2014
   
Text Size

Site Search powered by Ajax

Error
  • Error loading feed data.
  • Error loading feed data.

Indahnya Doa-Doa Tuntunan Rasulullah

Oleh : Akhmad Isnaeni *

 “Doa adalah pangkal (otak)-nya ibadah”. Begitu kata Rasulullah dalam hadits riwayat Tirmidzi. Setiap manusia pasti memiliki harapan, memiliki keinginan. Karena itu pula, doa tidak bisa terpisah dari manusia. Ada ulama menasehatkan untuk belajar beribadah dari doa, maka insyaAllah akan mudah. Doa pun merupakan senjatanya orang beriman. Maka pentingnya mencari sebab-sebab mustajabnya doa, baik dari tata cara-nya, waktunya, dan lain-lain. Rasulullah juga bersabda: “Mintalah kepada Allah akan kemurahan-Nya, karena sesungguhnya Allah senang apabila dimintai (sesuatu).” (HR Tirmidzi dari Ibnu Mas’ud). Maha Suci Allah.

 Ibnul Qayyim rahimahullahu ta’ala mengatakan, orang yang berdoa persis seperti orang yang memanah. Pertama, harus ada sasaran. Lalu yang kedua, harus ada busur/panah yang kokoh, lurus. Yang ketiga, harus ada tenaga atau kekuatan untuk menarik busur panah sehingga panahnya meluncur tepat pada sasarannya. Tiga syarat ini harus dimiliki seseorang yang ingin doanya di mustajabkan oleh Allah Ta’ala.

 Syarat yg pertama, harus ada sasaran. Maka, sasarannya adalah Allah. Hendaklah ia berdoa hanya kepada Allah Ta’ala, dan tidak berdoa kepada selain-Nya. Sebab, berdoa kepada selainnya adalah kelemahan dan kehinaan. Lalu yg kedua, busur/panah yang lurus yaitu doa yang datang dari Rasulullah yg ada dalam Al-Qur’an dan Sunnahnya. Sebab, kadang ada yang berdoa minta sesuatu, tapi kita tidak mengetahui apakah sesuatu itu baik buat dunia dan akherat kita. Dan yang ketiga, kekuatan untuk menarik busur itu adalah dorongan kepentingan. Karena doa yang diterima oleh Allah Ta’ala adalah doanya orang yang benar-benar butuh, benar-benar menginginkan dan terdesak dengan terwujudnya keinginan tersebut. Maka kata Ibnul Qayyim, “tidaklah tercipta ketiga syarat ini, kecuali Allah Ta’ala akan kabulkan doanya”.

 Lalu bagaimana kalau tidak tampak pengaruh dari pengabulan doa tersebut? Allah Ta’ala memberikan keutamaan bagi orang yang berdoa. Kalau Allah tidak kabulkan doanya, maka Allah akan jauhkan musibah yang setimpal dengan doa tersebut. Kadang kita tidak menyadari hal ini, padahal dijauhkannya musibah dari kita juga merupakan sebuah nikmat yang sangat besar, sangat mahal yang perlu kita sadari dan syukuri. “Tidak ada seorang muslim pun yang berdoa dengan doa yang tidak mengandung dosa dan memutus hubungan silaturrahim, kecuali Allah akan memberikan kepadanya satu diantara tiga hal : dikabulkan doanya ; ditangguhkan hingga hari kiamat ; atau dijauhkan dari suatu keburukan/musibah yang serupa.” (HR. Ahmad dari Abi Said Al Khudri).

 Dan, sungguh indah kalau kita mencermati doa-doa yang diajarkan Rasulullah. Betapa indah doa-doa itu. Betapa tepatnya isi permohonan dalam doa-doa itu. Maksud tepat disini, yaitu isinya baik bagi urusan dunia maupun urusan akherat. Kalau mencermatinya, akan terucap “ya, aku ingin memohon itu. Aku ingin memohon seperti itu”, yang tidak terpikirkan oleh kita sebelumnya. Subhanallah.

 Doa adalah senjatanya orang mukmin. Ya, sudah sejatinya kita berdoa mengikuti panutan kita. Dibawah ini beberapa doa yang indah yang diajarkan oleh beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

 “Ya Allah, dengan ilmu ghaib-Mu dan kekuasaan-Mu atas semua makhluk, hidupkanlah aku selama Engkau mengetahui kehidupan itu lebih baik bagiku dan matikanlah aku jika Engkau ketahui bahwa kematian itu lebih baik bagiku. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon perasaan takut kepada-Mu baik dalam keadaan sembunyi maupun terang-terangan. Dan aku memohon kepada-Mu perkataan yang benar, baik dalam keadaan senang maupun dalam keadaan marah. Aku memohon kepada-Mu kesederhanaan, baik dalam keadaan fakir maupun kaya. Aku memohon kepada-Mu nikmat yang tak pernah habis. Dan aku memohon kepada-Mu penyejuk hati yang tidak pernah putus. Aku memohon kepada-Mu kerelaan (menerima segala hal) setelah ditetapkan. Aku memohon kepada-Mu ketenteraman hidup setelah kematian. Dan aku memohon kepada-Mu kenikmatan memandang wajah-Mu, juga kerinduan untuk bertemu dengan-Mu, bukan dalam kesusahan yang membinasakan dan cobaan yang menyesatkan. Ya Allah, hiasilah kami dengan hiasan iman dan jadikanlah kami termasuk orang-orang yang diberi petunjuk dan memberi petunjuk”. (HR. An-Nasai, Ahmad, dan al-Hakim, sanadnya jayid. Doa ini bisa dibaca setelah tasyahud sebelum salam).

 “Ya Allah, jadikanlah aku merasa qana’ah (merasa cukup, puas, rela) terhadap apa yang telah Engkau rizkikan kepadaku, dan berikanlah berkah kepadaku di dalamnya dan gantikanlah bagiku semua yang hilang dariku dengan yang lebih baik.” (HR. Al-Hakim dan dishahihkannya serta disepakati oleh adz-Dzahabi, dari Ibnu Abbas ra.)

 “Ya Allah, tolonglah aku untuk berdzikir kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, serta beribadah dengan baik kepada-Mu.” (HR. Abu Dawud, an-Nasai, Ahmad,dan al-Hakim).

 “ Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal, dan amal yang diterima.” (HR.Ibnu Majah)

 “Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari menyekutukan-Mu, sedang kami mengetahuinya dan kami memohon ampunan kepada-Mu atas apa yang kami tidak mengetahuinya.” (HR.Ahmad)

 Dan betapa indahnya doa sholat istikharah, pun doa-doa lain tuntunan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Subhanallah. Kita bisa mendapatkan doa-doa ini dari buku-buku kumpulan doa-doa dari AlQur’an dan Hadits, juga bisa mendalaminya dalam kitab Fiqh Do’a. Semoga doa-doa kita adalah doa-doa yang dikabulkan oleh Allah Ta’ala, sebab Rasulullah pun berlindung kepada Allah dari doa yang tidak dikabulkan sebagaimana doanya:

 “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan kepadamu dari kelemahan, kemalasan, sifat pengecut, kekikiran, pikun dan adzab kubur. Ya Allah, berikanlah ketakwaan pada diriku dan sucikanlah ia, karena Engkau-lah sebaik-baik Rabb yang mensucikannya, Engkau Pelindung dan Pemeliharanya. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusyu’, nafsu yang tidak pernah puas, dan do’a yang tidak dikabulkan.”

 Wallahu a’lam bisshawab.

 Ref : Yazid bin Abdul Qadir Jawas, “ Do’a & Wirid, Mengobati Guna-Guna dan Sihir Menurut al-Qur’an dan as-Sunnah”, Pustaka Imam Asy-Syafii, 2004

 

* Mahasiswa Gunma University, Kiryu-shi, Japan

             

Comments
Search
Only registered users can write comments!

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

Waktu Sholat Tokyo, Jepang

Masjid Meguro

masjidmeguro

Live Streaming

Kotak Silaturahmi

Latest Message: 1 day, 14 hours ago
  • [guest_3855] : «link»
  • [guest_3855] : «link»
  • [BloJesa] : А вот при чем: Порадуйте своих друзей. Удивите своих друзей. детская футболка черная :)
  • [BloJesa] : А вот при чем: Порадуйте своих друзей. Удивите своих друзей. детская футболка черная :)
  • [BloJesa] : А вот при чем: Порадуйте своих друзей. Удивите своих друзей. детская футболка черная :)
  • [guest_7631] : «link»
  • [guest_7631] : «link»
  • [carpinteyro : ,,owever, once somebody fIles a lawsuIt, almost everythIng that transpIres In the case becomes a matter of publIc record. Hence, It Isn't dIffIcult at all to locate thIs InformatIon through the court system. One essentIal tIp to consIder In gettIng the desIred data Is to be extremely polIte to the assIgned clerks In the courthouse. ThIs type of InformatIon can be retrIeved for free at varIous government offIces. But, be aware that such method can be tIme-consumIng and paInstakIng. In addItIon, I
  • [tomgeenetd : ,, ,,
  • [tomgeenetd : ,, ,,
  • [tomgeenetd : ,, ,,
  • [carpinteyro : ,, ,,
  • [zoointsrc ] : «link»
  • [zoointsrc ] : «link»
  • [zoointsrc ] : «link»
  • [carpinteyro : ,, ,,
  • [carpinteyro : «link»
  • [carpinteyro : «link»
  • [wuwuqmu ] : ,, , ,,
  • [wuwuqmu ] : ,, , ,,
  • [tongctc ] : ,, , ,,
  • [tongctc ] : ,, , ,,
  • [tongctc ] : ,, , ,,
  • [penderbih ] : «link»
  • [penderbih ] : «link»
  • [penderbih ] : «link»
  • [carpinteyro : ,, , ,,
  • [carpinteyro : ,, , ,,
  • [yanniplj ] : ,, , ,,
  • [yanniplj ] : ,, , ,,
View archive

Guests are shown between [].


Buku Saku Hidup Islami di Jepang

Makanan Halal-Haram

Mutiara Nasihat

"For those whom Islam has embraced, the greatest witness to God's unremitting, pursuing, sustaining, and guiding love is the Qur'an. Like a vast magnificent ocean, it lures you deeper and deeper into its dazzling waves until you are swept into it. But instead of drowning in a sea of darkness, as described above, you find yourself immersed in an ocean of divine light and mercy. As I read the Qur'an and prayed the Islamic prayers, a door to my heart was unsealed and I was immersed in an overwhelming tenderness. Love became more permanent and real than the earth beneath my feet; its power restored me and made it so that even I could feel love. I was happy enough to have found faith in a sensible religion. But I never expected to be touched by such intoxicating mercy."(Dr. Jeffrey Lang)

Kami berfirman: "Turunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati." (Al-Baqarah:38)

"Saudaraku... Janganlah engkau putus asa, karena putus asa bukan akhlak seorang muslim. Ketahuilah bahwa kenyataan hari ini adalah impian kemarin, dan impian hari ini adalah kenyataan hari esok. waktu masih panjang dan hasrat akan terwujudnya kedamaian masih tertanam dalam jiwa masyarakat kita, meski fenomena-fenomena kerusakan dan kemaksiatan menghantui mereka. Yang lemah tidak akan lemah sepanjang hidupnya dan yang kuat tidak akan selamanya kuat."(Hasan Al-Banna)

"Merendahlah, engkau kan seperti bintang gemintang
berkilau dipandang orang di atas riak air
dan sang bintangpun jauh tinggi
janganlah seperti asap
yang mengangkat diri tinggi di langit
padahal dirinya rendah hina. (Ust. Rahmat Abdullah)

"Zaman ini adalah zaman kelembutan, kesabaran dan hikmah, bukanlah zaman kekerasan (kebengisan). Mayoritas manusia saat ini dalam keadaan jahil (bodoh), lalai dan lebih mementingkan duniawiyah. Maka haruslah sabar dan lemah lembut sampai dakwah ini tersampaikan dan sampai mereka mengetahuinya. Kami mohon petunjuk kepada Alloh untuk semuanya."(Ibnu Bazz)

"Maka apabila mata terbelalak (ketakutan), dan apabila bulan telah hilang cahayanya, dan matahari dan bulan dikumpulkan, pada hari itu manusia berkata: "Ke mana tempat berlari?"
(Al-Qiyamah/75:7-10)

"Maka sesungguhnya Kami akan merasakan azab yang keras kepada orang-orang kafir.
(Fusshilat/40:27)

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya.
(Luqman/31:14)

"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?"(Ar-Rahman/55:16)

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, mereka mendapat pahala yang tiada putus-putusnya."
(Fusshilat/41:6)

Iman terbagi dua, separuh dalam sabar dan separuh dalam syukur.
(HR. Al-Baihaqi)

"O statisfied soul, return to your Lord wellpleased, wellpleasing. Join My worshipers and enter My Paradise!h
(Al Fajr/89:27-30)

There are three sign of a hypocrite: when he speaks lies, when he makes a promise he breaks it, and when he trusted he betrays his trust.
(HR. Bukhari)

Share via Facebook!

Share on facebook

Login Anggota